ShoutMix chat widget

Selasa, Maret 30, 2010

Cixie Chix

Watch out all you dix, cuz these chix are ain't afraid gettin' their nasty blisters or to be awfully bruised. From the sunny side of Cikini, Jakarta. Let us introduce you

















  
Cimcim and Sartje
Mau kenalan lebih dalam Klik ini aja!!

Senin, Maret 29, 2010

Sunday Riding

 Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Foto by Imran Sulistio
Mau Foto lagi? klik ajah!!

dan kami akan terus membesar

Tahun lalu atau bahkan beberapa bulan yang lalu bila bertemu sepeda fixie di jalan maka otomatis sayah mengenal pengendaranya,tapi sekarang fixed gear semakin membesar,mulai dari yang nge-trik, commuting atau sekedar fashion dan sayah mulai menyapa dengan sebutan "om".
Photobucket
-2009-

Photobucket
-2010-  (Foto by Jonathan Edwin)

Selasa, Maret 16, 2010

Nyepi

Merayakan nyepi dengan menyusuri jalan Jakarta dan menikmati Jakarta malam hari
Photobucket

Dan mendapat suguhan tari kecak di monumen nasional
Photobucket

Java Jazz Festival

Photobucket

Berkesempatan menyaksikan event Jazz terbesar di tanah air tahun ini.Bersama Ratih dan Yoga bersepeda cengkareng-kemayoran pergi-pulang dan bertemu Galih-Shanty, Yuta dan pacarnya disana. Membludaknya penonton membuat sayah kurang nyaman menyaksikan pertunjukan padahal panitia membandrol Rp.575.000 untuk satu tiketnya. Malam itu diawali penampilan Tika N The Dissidents dan di akhiri Sandhy Sondoro sebelum akhirnya sayah mengayuh pulang ke rumah.
oiya jangan iri yah karena sayah mendapatkan tiket ini GRATIS!!

id-Fixed gowes to Ragusa

Ragusa adalah sebuah sebuah toko es krim yang beralamat di Jl. Veteran I no.10 Jakarta Pusat.
"ah es-krim mah banyak di warung-warung kang,itu mah biasa!!"
"eh yang ini beda!"
"apa bedanya kang?"

Toko es-krim ini adalah toko eskrim dengan sejarah yang panjang.didirikan pada tahun 1932 oleh seorang warga italia,konon dahulu kala eskrim ini dijual hanya satu bulan dalam satu tahun yaitu saat festival pasar baru.tapi saat ini jangan harap ketemu orang italia keren n kece bila datang kesana.uniknya lagi toko ini tetap mempertahankan arsitektur tempo dulu, jadi ketika memasuki toko tersebut seolah-olah kita memasuki mesin waktu dan dilempar ke zaman belanda.bangku-bangku rotan dengan model jadul,meja sederhana,kipas angin dan foto-foto di sekeliling dinding menggambarkan bagaimana mewahnya ragusa dahulu kala.Untuk harga, Es Krim Ragusa dapat dinikmati. mulai dari Rp 8.000,- sampai Rp 28.000.
Photobucket

Photobucket

Photobucket
Ga basi yah dari 1932 tanpa bahan pengawet..hehehe

VELODOME

Untuk mengobati rasa kangen para fans blog ini akhirnya sayah menyempatkan diri untuk menulis ditengah kesibukan yang sungguh-sungguh amat sangat menyita waktu.
"sombong,memangnyah kamuh sibuk apa kang?"
"ah jangan pura-pura ga tau!!"
"beneran kang sayah ga tau,udah lama ga nonton infotainment"
"mangkanya ketik reg sepasi kendi kirim ke 0708,sms yg kamuh terima langsung dari hp sayah!"

mari kita mulai dengan pembukaan VELODOME, sebuah toko di panglima polim  yang menyediakan kebutuhan untuk bersepeda, khusunya fixed gear and single speed dan menyediakan spare parts NOS (new old stock) vintage dan secondhand dari berbagai brand ternama eropa, US, australia, dan jepang. acara ini di adakan pada tanggal 5 maret 2010.ini beberapa penampakan barang-barang berkelas yang berhasil saya curi gambarnya.
Photobucket
Kumpulan sadel lucu warna-warni

Photobucket
Photobucket

Crank,chainring dan cog warna-warno


Photobucket
Strap, toe clips, grip & hub warna-warni

Barang-barangnya sungguh menggoda iman,buat yang cari part ato sekedar konsultasi tentang fixie, tempat ini layak untuk dikunjungi.

Kamis, Februari 25, 2010

RabooRaboo

24 Februari 2010

Hujan sore hari hampir saja membuyarkan rencana hari ini tapi pukul 5 sore hujan sudah benar-benar berhenti dan sayah pun segera mengayuh sepeda ke toko buah asep di kemanggisan tempat sayah dan seorang kawan berjanji bertemu.
Tujuan pertama kami adalah markas b2w di ahmad dahlan jakarta selatan kami kesana untuk mengambil tiket java jazz festival untuk hari sabtu 6 maret 2010.walaupun tidak terlalu paham jazz tapi sayah suka gratisan.tiket sudah ditangan dan 1/2 jalan lagi sayah akan menghadiri acara tersebut.  Jam 19.30 cacing-cacing diperut ini sudah mulai berdemo meminta dipenuhi hak-haknya dan kami pun menuju sop ceker di kawasan gandaria.hem.. tempatnya menarik,perpaduan antara horor dan romantis.horor karena tempat berjualannya menghuni rumah tua yang listrik pun tidak ada sehingga ditiap meja dipasang lilin-lilin untuk penerangan selama kita makan,romantis bukan? candle light dinner klo anak muda zaman sekarang menyebutnya.sop ceker pun terhidang,dibantu beberapa tusuk usus,ati dan ampela menjadikan makanan ini begitu nikmat disantap hem...nikmatlah pokoknya.
acara hari ini belum selesai,kami menuju 7eleven dimana beberapa teman fixie sudah berkumpul dsana dan kami pun mengayuh bersama menuju taman menteng ah tidak bersama tapi balapan.masuk jalur cepat dan mulai mengayuh sekuat tenaga.

Sabtu, Februari 20, 2010

masuk koran Bisnis Indonesia

Photobucket

salah satu liputan the tin can alley cat yang diterbitkan oleh koran Bisnis Indonesia

Kamis, Februari 18, 2010

maka nikmat tuhan manakah yang kau dustakan..(3)

17 Februari 2010

Dini hari 01.**
sepulang Rabooraboo yaitu acara rutin temu kangennya fixie riders Jakarta.Sayah dan 2 orang teman berjalan beriringan ups bukan berjalan tapi mengayuh sepeda beriringan menuju rumah kami di sudut Jakarta Barat.hawa dingin,mata yang sudah meminta jatah untuk dipejamkan dan tubuh yang meminta diistirahatkan menambah berat perjalanan pulang kali ini.Di sekitar grogol, dari jauh sayah melihat sesosok goweser yang sedang mengayuh sepeda. Siapa yah yang kurang kerjaan pagi-pagi buta masih mengayuh sepeda dalam hati saya berkata. Sayah perhatikan sosok itu terlalu banyak melakukan gerakan yang tidak berarti dalam mengayuh kendaraannya.kurang sempurna dan kurang cantik liukan tubuhnya ketika mengayuh.untuk memecah kesunyian sayah pun menjadikan dirinya sebagai topik pembicaraan.
"kang aya nu gowes sapedah juga tuh"
"ho oh"
"kurang kerjaan yah kang pagi-pagi buta masih gowes ajah"
"ho oh"
"tapi liat kang ribet banget gowesnya,kebanyakan gerak tuh bikin cape"
"ho oh"
"kang maneh tidur sambil gowes yah!! ho oh melulu"
Dengan caranya mengayuh sayah yakin bisa mendahuluinya, jarak kami pun semakin dekat,terus mendekat ah sedikit lagi dan plak seperti tertampar,seperti terkena aliran listrik bertegangan tinggi,seperti serangan jantung yang menyerang tiba-tiba ah sayah belum mengalami itu semua, mungkin tepatnya seperti dikejutkan seorang teman di tikungan jalan sampe latah itulah perasaan yang tiba-tiba menyerang ketika sayah berhasil menjajarkan diri dengannya.ternyata beliau tidak memiliki tubuh seperti sayah,ada sesuatu yang tidak bekerja dengan sempurna atau mohon maap sayah katakan kalau beliau cacat dan beliau masih mau berusaha untuk mengayuh sepeda.sungguh luar biasa perjuangannya.Sisa perjalanan pulang, sayah hanya dapat mensyukuri diri ini masih diberikan kesehatan walaupun tidak pandai menjaganya,masih diberikan segala kenikmatan hidup walaupun tidak pandai mensyukurinya.Semoga sayah selalu diberikan kemampuan mengayuh apapun keadaannya.



Selasa, Februari 16, 2010

The Tin Can Alley Cat

14 Februari 2010
Di hari Valentine tahun ini, tidak ada coklat dan bunga untuk dinikmati. Hanya keringat, kesenangan dan satu tas penuh makanan untuk disumbangkan.

06.30
Hujan sisa kemarin masih membasahi  jalan aspal yang sayah lewati bahkan diantaranya menyisakan genangan dan matahari masih saja bersembunyi dibalik awan yang tampak malu-malu menyinari sayah yang sudah mulai mengayuh sepeda membelah jalan ibukota menuju taman menteng. hari ini adalah hari paling ditunggu para hipster khususnya di Jakarta karena hari ini merupakan pertama kalinya diselenggarakan Alley Cat di Jakarta dan mungkin di indonesia.

07.30-09.00
satu persatu peserta mulai tampak memenuhi lapangan taman menteng dari berbagai jenis sepeda. fixed gear, single speed, MTB, folding bike, low riders dan lain-lain

09.00-09.30
para peserta mulai didata dan dibagikan spoke card yang khusus dibuat untuk acara ini. Panitia berhasil menjaring 40 racers yang akan bertarung dalam balapan ini dan sayah mendapat no.020 untuk acara ini.hem..no cantik bukan?

The race
setelah meletakkan sepeda di tengah lapangan kami berkumpul di sisi lain untuk menerima penjelasan dan aturan dari perlombaan. Ada 5 unique checkpoint yang harus kami temukan dan minimal membeli 5 Kg kombinasi makanan untuk disumbangkan. Lomba ditandai sebuah ledakan dari mercon dan kami mulai lari berhamburan ke arah sepeda dan mulai berpacu untuk menjadi yang tercepat. Check point pertama adalah Kuburan Karet (makam karet Bivak) di jalan Karet pasar baru barat dan check point ini benar-benar unik karena terletak didalam komplek pemakaman.dibayangi horor kematian kami berpacu diantara makam-makam.setelah lengan kami distempel kami menuju check poin kedua yaitu Vihara Hok-Tek-T Jeng-Sin di jalan Prof.Drs.Satrio Casablanca.kemeriahan Imlek, lampion-lampion berwarna merah yang bergelantungan menambah semangat  suasana balapan.sayang sayah tidak bisa menikmati lebih lama karena waktu terus mengejar kami, stempel kedua sudah sayah dapatkan. Check point ke tiga adalah KPJ Bulungan di Jl.Bulungan Jakarta Selatan. di sekitar senayan sayah sempat menyenggol spion sebuah mobil, makian dan bunyi nyaring klakson tiba-tiba menjadi merdu ditelinga.ah sayah sempat terkecoh oleh keberadaan panitia yang ternyata bukan sedang menjaga check point tapi beristirahat.setelah mendapat  stempel kami menuju check point ke empat yaitu rumah baru dari Bike-to-Work sebuah komunitas pekerja bersepeda yang sangat besar dan gaungnya bahkan sudah ke manca negara.sekarang B2w menempati sebuah rumah di jl. Ahmad Dahlan 20, Jakarta selatan, sempat minum beberapa teguk air dan melewatkan sajian pisang yang sebenarnya cukup menggoda lidah tapi lagi-lagi sayah harus berpacu dengan waktu akhirnya saya meninggalkan check point tersebut. sebuah insiden hampir saja terjadi ketika menyusuri kanan jalan dan harus berbelok kekiri jalan di sebuah lampu lalu lintas yang sudah berganti warna.tapi syukur semua masih bisa terkendali dan lagi-lagi bunyi nyaring klakson begitu merdu.saatnya berbelanja karena check point terakhir sudah didepan mata.menepi sejenak ke sebuah mini market saya membeli 5kg beras dan beberapa makanan kaleng.sayah mungkin bukan yang tercepat bahkan saya tidak tau letak dari  seluruh check point tersebut bila harus berjalan sendiri, hanya saja saya beruntung menjadi orang pertama yang berhasil menemukan check point terakhir yaitu Ecobar 365 di Kemang raya.
Acara ini berhasil mengumpulkan 75kg beras, beberapa kg gula, makanan kaleng, sirup, susu, minyak, mie instant bahkan beberapa ikat rambutan yang semuanya akan disumbangkan bagi mereka yang membutuhkan. Hari ini sungguh hari yang begitu menyenangkan dan hari terliar selama sayah bersepeda.

PS : Foto-Foto ada DISINI

Dunia Menyempit

Ini bukan tentang dunia yang makin sempit karena program Keluarga Berencana yang diusung pemerintah gagal dalam program 100 hari atau makin sempit karena tiap habis lebaran banyak orang yang tiba-tiba menyerbu Jakarta karena dianggap lebih menjanjikan. Tapi ini adalah sebuah teori, ya ini adalah sebuah teori. Pernah dengar tentang teori dunia menyempit? Itu loh sebuah keadaan dimana kok sepertinya di mana-mana kita akan menemukan sesuatu yang berhubungan dengan seseorang. misalnya kamuh berteman dengan sayah, sayah berteman dengan asep, asep bersahabat dengan ujang, ujang berpacaran dengan siti kemudian kamuh berkenalan dengan siti dan kemudian setelah mengenal siti kamu akhirnya tahu bahwa siti adalah mantan dari sahabat temannya sayah. masih bingung?ah bodoh sekali kamuh!! intinya setelah mengenal siti, kamu menyadari bahwa ternyata siti juga mengenal sayah yang ternyata adalah teman kamuh.

“ah begitu doang saya juga pernah kang!!”

“Iya memang simple klo misalnya sayah,kamuh,siti,ujang dan asep berada satu RT.bagaimana klo beda RT?”

“masih deket itu mah kang”

“okelah klo beg beg begitu, misalnya beda kota?beda propinsi?beda pulau?atau beda negara?

“waduh klo itu sungguh kebetulan yang sangat mustahal kang”

Dan sayah baru saja mengalaminya. kamuh dan sayah beda RT, RW, Kelurahan, Kecamatan, Kota, Propinsi bahkan kita ups bukan kita tapi kamuh dan sayah bahkan berbeda pulau dan tiba-tiba  tanpa sengaja sayah mengenal teman kamuh oh bukan sekedar teman bahkan dia sahabat kamuh iya kamuh, perempuan yang paling sayah hormati, perempuan yang paling sering mendengar sayah tertawa, dan satu-satunya yang saya perlihatkan air mata. Ah..betapa sempitnya dunia ini.padahal engkong teman sayah pernah memberi nasehat.
“eh tong..dunia kaga selebar kolor”

Jumat, Februari 12, 2010

Fixie Wannabe

Akhir-akhir ini bila sedang berada di depan mandarin hotel di minggu pagi, sayah dan beberapa teman mempunyai sebuah kebiasaan baru. Duduk ditrotoar ditemani segelas kopi panas dan nikotin kami memandangi deretan sepedah yang melintas di bundaran HI.
    "kang liat aya pixie tuh"
    "mana?wuih cakep"
    "loh kang ko bisa coasting?
yeah akhir-akhir ini setiap minggu pagi sayah menyaksikan sepedah-sepedah yang sayah golongkan sebagai fixie wannabe. kenapa begitu?karena dari segi penampilan sangat-sangat sama dan tentu saja orang awam akan sangat sulit membedakannya. hal paling dasar yang membedakannya adalah pada fixed gear tidak mengenal istilah coasting jadi putaran pedal selalu seirama dengan putaran roda. selama roda berputar maka pedal akan terus berputar hal ini dikarenakan tidak terdapat mekanisme freewheel pada fixed gear.jika ditanyakan kenapa tidak sekalian fixie?maka jawabannya selalu belum berani.
    "Loh biarin aja kale..ini sepeda gua jadi terserah gw!!"
di alam demokrasi ini setiap orang berhak melakukan apapun yang mereka inginkan dan saya mengakui itu. Hanya saja tolong dong rem belakangnya di pasang!! karena yang kalian lakukan lebih berbahaya dari kami.
  

Rabu, Februari 10, 2010

Jakarta bersepeda

sedikit cuplikan tentang Jakarta bersepeda yang ditayangkan selasa 09 Februari 2010 yang meliput tentang komunitas id-folding dan id-fixed. Jangan cari saya disana karena saat itu saya sedang berkutat dengan program ETABS demi selesainya skripsi yang sudah terkatung-katung sekian lama.

Selasa, Februari 09, 2010

NOAH-Messenger Bag

From riders, for riders
sebuah tas yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan kita dalam bersepeda.
inpo lebih lanjut klik disini